Cerita Sang Angin
mencoba merasa dari setiap aroma yang terbawa...
terpikir saja satu atau dua ...
dari beribu pertanyaan tak diterka...
berjalan menyusuri kemana angin membawa ku...
tak ada lagi suara terdengar di malam ini...
yang ada hanya sayup-sayup..
panggilan dari hati....
Ragu jika itu adalah suara cinta menggema..
Jantung pun berdegap kencang.. deg,deg,deg ...
Berirama dari setiap langkah ...
Angin semakin jauh membawaku...
menyeret ku hingga di ujung umur...
dimana rasa ini mulai menua dan merenta...
kadaluarsa di makan zaman...
tapi...
tapi... kau akan abadi ...
di hatiku
untittled,
yang dulu menemani malamku tapi kini membiarkan ku dalam sepi...
Aku takkan takut padamu wahai purnama ..
yang dulu menyinari malam ku,tapi menghilang kala fajar menjelang
Aku lebih takut pada esok hari...
aku lebih takut pada mentari pagi...
takut akan kehangatannya yang abadi ...
takut akan cahaya nya yang terangi...
takut akan kesempurnaannya ...
aku takut tak bisa memilikinya ...
- 11 PM ,Sunday 13 May
Bye-Bye Astronaut
Semoga sampai kebulan...
bertemu bintang ...
Berlayar melintasi langit ...
Aku akan tetap di bumi,
tak kan bisa mengejarmu..
tak akan mengejarmu lagi...
takkan bisa meraihmu...
tak akan mencobanya lagi...
Bye bye Astronaut...
kejar mimpi mu itu...
karena kau akan tersenyum pada akhirnya...
Bye-Bye Astronaut ...
Cintaku akan mengurai di udara ...
bertebaran di angin utara ...
untittled
Tiada penghalang ...
hanya Langit dengan bintang-bintang membentang...
dan dingin yang menusuk tulang...
Mengapa Wajah mu tak ada didalam bayangan... (---.---)
See The Different
Purnama
Di Ujung Merah
Fear
Mentari terbit... lalu tenggelam lagi..
Hari yang ceria... lalu mendung yang suram muncul..
Panas terik... lalu hujan turun..
Dulu kau membuatku tergila-gila...kini aku takut ini akan membunuhku..
Hari ini kau membuatku jatuh cinta... dan kini aku mulai ragu..
Kata-kata mu membuatku kuat,tapi kini aku mulai ketakutan..
Takut tak ada mentari bersinar dipagi hari
Takut tak ada nyanyian burung camar
Takut tak ada suara deburan ombak yang damai
Dan aku paling takut ... Kau jauh...
Aku takut tak ada Cinta untukku,
Takut tak ada cintamu untukku
Aku tak bisa lagi merangkai kata
Aku tak bisa lagi merangkai makna
Aku tak bisa lagi untuk menggambarkan dirimu...
Dan aku rasa... takkan ada pusi lagi yang tercipta untuk mu
For Someone :3
kau adalah alasan dari semua puisi yang tercipta...
kau adalah alasan dari debaran yang selama ini hidup..
kau adalah alasan dari semua suara,... nyanyian dan bisikan yang mengaung ..
kau adalah alasan dari nafas yang kuhirup...
kau adalah alasan dari aku menjalani hidup...
tapi kini... aku ragu...
aku mulai ragu aku akan punya alasan itu lagi...
Sorry :(
Aku sungguh tak tahu
Jika memintamu untuk mencintaiku
Dan selamanya bersamaku
Adalah permintaan yang sangat besar
Terlalu besar untuk bisa kau penuhi
Sebuah janji yang akhirnya
Kau tidak bisa tepati
Maafkan aku...
Aku takkan pernah meminta itu lagi....
lukisan cantik
mencoba menggambar dirimu dilangit malam...
seperti indahnya pada mentari saat garang..
di siang hari yang benderang..
mencoba melukiskan dirimu ...
mencoba menyandingkannya dengan bintang...
mencoba mengalahkan sang bulan...
namun,hujan turun...
awalnya gerimis,tak mampu memudarkanmu...
kembali menggoreskanmu lewat pena,
menggambarkan mu cantik..
hujan turun semakin deras...
lukisanmu dilangit malamku tak sanggup bertahan..
dan akhirnya pudar..
hujan tak kunjung reda..
indahmu disini pun pudar...
tapi,kucoba ...
menggambarkan mu kembali disini...
bukan dilangit malam...
tapi dihatiku... di dalam pikiranku..
dan TAK AKAN PUDAR
dan AKAN SELAMANYA INDAH
.................
?
bermula dari air yang mengalir
hingga bait ini menjadi syair
mencoba menyela indahmu yang terukir
namun tak berbekas,tanpa bentuk
tak terlihat,
tak tersentuh
kuterjebak dalam ruang ini, RINDU
rasa ini... pahit,sedikit manis
semua warna yang pernah kurasakan... getir
pelangi seakan tak berwarna... hambar
lelah tuk berpikir untuk bisa bertahan
dan melupakan ini,
lelah tuk menuruni tebing kehancuran yang dalam
Kenapa harus kamu?
Kenapa harus cinta?
kenapa harus pergi?
KENAPA HARUS KAMU??
Kepada Langit
Karena Aku berjalan pada jalan ku sendiri...
Lewat kaki yang lemah,tetap berdiri di pijakan ku...
Dengan tangan yg kecil ini,berpura menantang Langit...
Tak pernah berharap akan sesuatu...Tak pernah berharap pada seseorang...
Yeaaah... Ini Aku...
Walaupun bagaimana pun,
Selama aku masih bisa bernafas,
Selama aku masih bisa Berteriak.... !!!
Aku Bersumpah,takkan sudi untuk menyerah atas kesombonganMu,
Wahai Langit...!!!
Rindu
................................
masih memandang langit-langit
di kamar yang gelap ini
bernafas dengan pelan
setiap detik yang berlalu
setiap detik yang aku bisa
terlena ku diantara dunia khayal atau nyata
menggambar perahu mimpi
ingin berlayar menjelajahi langit
melewati ombak asteroid
bersandar di pulau bulan...
menggali harta karun di kepulauan bintang
menjelajahi angkasa
hingga kutemukan dirimu
planet entah berantah
tapi tetap saja..semua sama
ku masih saja terjebak dalam ruang,Rindu
Masih
masih menunggu warna-warni
di antara kelam
di antara temaram
dan sakit ini
lisan,tak tertuliskan
mulai lelah menunggu pelangi
setelah gerimis di hati
setelah rasa sakit itu kembali datang
bersama mentari yang bersinar,membara
tapi hati ini tiada berpijar jua
Entah mengapa,
Cahayamu mulai terasa menyilaukan
membutakan mataku
tak dapat menyentuh indahmu
Ku masih tejebak di ruang ini,Rindu
Dan ...
Dan Kau,Sejukkan hati
Matamu teduh
Kau tersenyum
Tertawa renyah
Pelukan hangat
Dan aku,hanya bisa memberi Hujan
hingga kau tenggelam
hanya bisa memberi Neraka
hingga kau aus bersama udara
ooh Bidadari ku
Dan mungkin ini terlalu klasik
di rerimbunan kata-kata usang
dan mungkin kau sudah letih
semua sama....
Dan aku ...
aku hanya tak terbiasa
Tak biasa dengan sakit ini
Terlalu perih tuk berkawan dengan sepi
Dan ini...Ini hanya terlalu sakit
Dan aku masih saja terjebak dalam ruang ini...Ruang Rindu

