masih menunggu warna-warni
di antara kelam
di antara temaram
dan sakit ini
lisan,tak tertuliskan
mulai lelah menunggu pelangi
setelah gerimis di hati
setelah rasa sakit itu kembali datang
bersama mentari yang bersinar,membara
tapi hati ini tiada berpijar jua
Entah mengapa,
Cahayamu mulai terasa menyilaukan
membutakan mataku
tak dapat menyentuh indahmu
Ku masih tejebak di ruang ini,Rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar